nasihat dan perubahan


1. Dalam hidup selalu ada ujian cinta yang berasal dari keluarga, kerabat, teman, atau bahkan pasangan.
2. Dalam hidup selalu ada sifat dan perangai seseorang yang jelas kita bantah dalam hati | namun, lisan kita terkadang sulit untuk mengatakan kebenaran padanya.
3. Mengingatkannya dengan nasihat adalah salah satu tanda kasih sayang dan kecintaan kita terhadapnya
4. Namun, apa yang kita rasakan selain perih di hati jika satu ucap dan kata yang kita bisikan padanya, baginya bukan apa-apa. Lewat seperti angin tanpa meninggalkan debu
5. Rasanya ada atau tidaknya kita dalam hidupnya tak memulihkan hidupnya dalam perbaikan. lalu apa manfaat kita selama ada dekatnya ?
6. Tak didengar= tak dihargai= tak dianggap= sakit hati?
7. pantaskah kita sakit hati? mengingatkan seseorang yang kita sayangi namun ternyata tidak berbuah kebaikan maka kita merasa sakit hati? bener ga ya? haaa..yooo..looh..
8. pertama, kita tidak pantas sakit hati, dan kita tak pantas untuk mengenal kata lelah untuk tetap mengingatkannya pada kebaikan.
9. kenapa ? karena inget peribahasa ini —> “” Air lembut yang menetes berkali-kali akan melubangi batu yang keras ”
10. nasihat yang lembut dan ber-continue, insyaAllah akan membuahkan hasil yang tidak sia-sia. Yang perlu kita pertanyakan adalah sejauh mana kesabaran kita?
11. kedua. yang memiliki hati setiap hambanya hanya Allah. Apakah kita pantas sakit hati hanya karena Allah ‘belum membukakan’ pintu hidayahnya kepada si dia?
12. Simpan harapan-harapanmu hanya kepada Allah, bukan kepada manusia.
13. Apa tujuanmu mengingatkannya? apakah ingin si dia berubah karenamu (seseorang yang akan mati/ tidak abadi) ? atau karena Allah (Tuhan yang abadi) ?
14. ketiga, bagaimanakah caramu memberinya nasihat? apakah dengan cara yang baik dan tidak menyakitinya?
15. percayalah bahwa nasihat yang terbaik adalah dengan keteladanan | teladan ibarat sebuah pohon yang kokoh yang berbuah lebat dan bermanfaat | pohon hanya melakukan tugasnya seperti layaknya pohon-pohon yang lainnya
16. Teladan tak perlu banyak bicara, ia hanya melakukan tugasnya seperti biasa
17. terakhir, tetaplah berbuat baik padanya, jangan pernah berhenti dan mengenal kata lelah untuk sebuah kebaikan.
18. Semoga Allah membalasmu, yang tak pernah lelah untuk selalu memberi KEBAIKAN kepada semua orang :”)

19. Semoga Engkau menjadi wasilah dari Allah, mengubah seseorang berubah menjadi lebih baik :”)

nasehat ibu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s