kualitas dan rasa


ibu bilang, ‘kualitas menentukan rasa , tetapi rasa tidak menentukan kualitas”

ibu bilang, saat sedang memasak, emang ibu paling pintar masak… (ga nyambung)

ya, saya pikir juga sama.

kualitas lebih utama dibandingkan rasa. tapi orang kebanyakan memandang sebelah mata tentang ‘kualitas’,

jika kualitas dan rasa berada pada konteks ‘makanan’ . maka, makanan yang enak, dan terjangkau harganya (tentu saja) lebih kita makan dibandingkan makanan sehat yang berkualitas tapi mahal.

jika kualitas dan rasa berada pada konteks ‘persahabatan’. maka persahabatan yang lebih banyak perasaan suka dibandingkan dukanya, lebih kita idamkan dan inginkan, dibandingkan persahabatan yang berkualitas membawa perubahan yang lebih baik bagi diri sendiri dan sahabat kita tapi prosesnya panjang dan melelahkan.

jika kualitas dan rasa berada pada konteks ‘pernikahan’. maka pernikahan yang bahagia bagi kebanyakan orang adalah pernikahan diatas rasa cinta. bukan cinta yang berkualitas. rasa cinta kepada pasangan , secara psikologis mampu pudar hanya dalam beberapa tahun saja, namun cinta yang berkualitas adalah cinta hanya pada Sang Maha Pemilik Cinta. Yang Maha Abadi. pernikahan berkualitas adalah yang mampu membawa bahtera kehidupan rumah tangga ke pintu surga-Nya

jika kualitas dan rasa berada pada konteks ‘pekerjaan’. maka pekerjaan yang ‘rasa-rasanya’ memberikan kita kekayaan yang lebih dari cukup, tahta yang tinggi dan penghormatan dari masyarakat yang begitu banyak. (tentu saja) lebih kita idamkan dan inginkan, dibandingkan pekerjaan yang membuat kita nyaman menjadi diri sendiri dan meningkatkan kualitas kebaikan pada diri.

di akhir percakapan saya dan ibu,

ibu bilang ,

“kualitas terbaik , hanya akan diketahui oleh orang-orang yang tahu (berilmu), mana yang berkualitas atau yang tidak berkualitas?”

“kaya gepuk ini, harus dijual ke orang yang punya selera tinggi…”

yah, walau endingnya ngomongin gepuk, tapi saya sadar.

lagi-lagi ,

ilmu. pengalaman.

ah. hidup ini masih panjang. masih banyak yang belum diketahui.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s